Yuk Mengenal Tentang Batik!

 

Mengenal Ragam Motif Batik di Museum Tekstil Jakarta

 

Hai Hai Sobat Antero, hari ini kita akan mengunjungi Museum Tekstil yang berada di Jakarta Barat.


Gedung ini awalnya sebagai landhuis (villa) dibangun pada awal abad ke 19, milik warga perancis ang tinggal di batavia kemudian dibeli oleh sayed abdul aziz al kazimi,tahun 1947. Tahun 1972 ditetapkan sebagai bangunan bersejarah yang dilindungi undang-undang monumen (monumenten ordonantie). 

Kemudian pada tanggal 28 juni 1976 diresmikan sebagai gedung museum tekstil


Tanggal 4 November 2022 di Museum Tekstil sedang berlangsung pameran batik nitik yang diselenggrakan dari tanggal 12 Oktober 2022 - 12 November 2022

 

Dalam pameran Batik Nitik terdapat berbagai ragam motif nitik yang berasal dari pulau jawa.




Salah satunya seperti yang terdapat pada kain panjang asal Pekalongan Jawa Tengah dengan ragam hias Jlamprang dan motif Cakar Nitik kemudian pada kain sarung asal Pekalongan Jawa Tengah dengan ragam hias Jlamprang dan motif pada bagian badan yaitu Cakar Nitik dan pada bagian kepala yaitu Tumpal Pasung.


     



Berbagai macam kain bermotif Batik Nitik ini disusun sangat rapi dan indah juga dilengkapi berbagai penjelasan dari kain-kain yang dipajang sehingga selain dapat menikmati keindahan motif juga dapat memperkaya pengetahuan batik nitik yang tersebar di pulau jawa.

 


Kemudian, di dalam Pameran Batik Nitik ini juga terdapat ruangan khusus anak yang di dalamnya terdapat berbagai macam buku bacaan, permainan jawa, dan juga panggung pentas.

 

Pameran batik nitik ini terbuka untuk umum dan gratis lho Sobat Antero !

     



Setelah dari Pameran Batik Nitik, di Museum Tekstil juga terdapat Galeri Batik yang memiliki koleksi batik dari pulau jawa sampai luar pulau jawa. Di dalam galeri batik ini dipajang berbagai penghargaan di Museum Tekstil. Terdapat juga koleksi dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sumatera. Di Galeri Batik ini terdapat ruangan interior yakni berbagai macam contoh penggunaan kain batik pada interior rumah seperti sprei, sarung bantal, taplak meja, alas kursi, dan pajangan ruang tamu.

 



Berikutnya, ada Pendopo Batik. Pendopo ini digunakan untuk para teman-teman yang ingin mencoba membatik secara langsung dengan dilengkapi berbagai motif juga dibantu oleh petugas di pendopo batik. Untuk mencoba pengalaman membatik Sobat Antero bisa membayar Rp.40.000 dan hasil kain membatik ini juga bisa dibawa pulang.

 

Mengunjungi Museum Tekstil sebagai sarana menambah wawasan ragam budaya batik adalah pilihan yang tepat karena letaknya yang strategis, harga tiket yang terjangkau, dan banyaknya koleksi motif yang indah.

 

Untuk Sobat Antero, ayo segera kunjungi Museum Tekstil sebagai sarana pelestarian budaya :)

Komentar